KONSISTEN TINGKATKAN PELAYANAN, Direktur UGTMAS Jadikan 2 Group Keberangkatan

Kategori : , Ditulis pada : 09 Agustus 2026, 21:55:00

PASURUAN – Direktur PT UGT MASTOUR DAN TRAVEL (UGTMAS) membagi jamaah umrah Agustus 2026 menjadi dua group untuk memaksimalkan pendampingan selama perjalanan. Hal itu disampaikan kepada sekitar 100 jamaah program 16 hari asal Kabupaten Pasuruan dan Malang di RM Kebon Pring, Gadingrejo, Kota Pasuruan, Ahad (9/8/2026).

Direktur UGTMAS yang akrab disapa Mas Awik menjelaskan, pembagian tersebut dilakukan agar pengelolaan jamaah lebih efektif. Dengan jumlah group yang lebih kecil, koordinasi dan pendampingan diharapkan berjalan optimal.

“Keberangkatan Bulan Agustus dilaksanakan dua kali keberangkatan dengan tujuan agar pendampingan jamaah bisa lebih maksimal,” ungkap Mas Awik.

ChatGPT Image 9 Agu 2026, 14.20.54.png

Dalam pertemuan itu, ia juga menjelaskan ketentuan barang bawaan dan bagasi. Informasi tersebut penting agar jamaah dapat mempersiapkan perlengkapan sesuai ketentuan dan menghindari kendala saat keberangkatan.

Dua Keberangkatan, Dua Rute

Kedua group memiliki rute berbeda. Jamaah yang berangkat pada 20 Agustus akan menuju Makkah terlebih dahulu sehingga melaksanakan miqat di Bandara King Abdul Aziz, Jeddah.

Sementara jamaah keberangkatan 23 Agustus akan menuju Madinah lebih dulu. Perbedaan rute tersebut membuat jamaah perlu memahami jadwal dan rangkaian perjalanan sejak sebelum berangkat.

ChatGPT Image 9 Agu 2026, 13.34.41.png

Menurut Mas Awik, persiapan menjadi bagian penting dari pelayanan. Jamaah perlu mendapatkan informasi yang jelas mengenai rute, jadwal, barang bawaan hingga teknis pelaksanaan ibadah.

Pelayanan Berorientasi pada Jamaah

Peningkatan pelayanan tidak hanya berkaitan dengan fasilitas perjalanan. Sejak pendaftaran, jamaah perlu memperoleh informasi program, biaya, jadwal dan fasilitas secara jelas serta transparan.

Manasik juga menjadi bekal penting agar jamaah memahami tata cara ibadah, doa, serta kondisi yang mungkin dihadapi di Tanah Suci. Selama perjalanan, Tour Leader, Tour Guide dan pembimbing ibadah harus siap memberikan pendampingan secara ramah dan responsif.

Koordinasi transportasi, hotel, konsumsi dan agenda ziarah juga perlu berjalan tepat waktu. Pelayanan yang cepat dan solutif diperlukan ketika jamaah menghadapi kendala kesehatan, perubahan jadwal atau persoalan lainnya.

Perhatian lebih juga perlu diberikan kepada jamaah lanjut usia dan mereka yang membutuhkan bantuan. Komunikasi yang mudah dan informasi yang rutin akan membantu jamaah merasa lebih tenang selama perjalanan.

ChatGPT Image 9 Agu 2026, 13.31.01.png

Persiapan Lahir dan Batin

Selain kesiapan teknis, Mas Awik mengingatkan jamaah untuk mempersiapkan diri secara batin sebelum berangkat.

“Sebelum berangkat, pastikan panjenengan meminta maaf dan memaafkan orang lain agar selama menjalankan ibadah umrah diberi kelancaran,” ungkap Direktur UGTMAS.

Dengan pembagian group dan persiapan yang lebih terarah, UGTMAS berharap jamaah keberangkatan 20 dan 23 Agustus dapat menjalankan ibadah dengan nyaman dan khusyuk.

Evaluasi dari setiap perjalanan selanjutnya menjadi bahan perbaikan. Dengan begitu, peningkatan pelayanan tidak berhenti pada satu keberangkatan, tetapi terus dilakukan untuk menghadirkan perjalanan umrah yang aman, nyaman dan berkesan bagi jamaah. )* A_Sb@darSyfaat, UGTMAS

Cari Blog

10 Blog Terbaru

10 Blog Terpopuler

Kategori Blog

Chat Dengan Kami
built with : https://erahajj.co.id